Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi terhadap Prestasi Belajar Siswa Siswi Kelas XII IPA SMA Negeri 8 Tangerang Selatan dan SMA Negeri 4 Tangerang Selatan

Ramadhan, Gaung Eka (2022) Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi terhadap Prestasi Belajar Siswa Siswi Kelas XII IPA SMA Negeri 8 Tangerang Selatan dan SMA Negeri 4 Tangerang Selatan. SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat), 1 (2). ISSN 2809-9702 | p-ISSN 2810-0492

[thumbnail of ARTIKEL JURNAL - SEHATMAS (GAUNG&DARUS).pdf] Text
ARTIKEL JURNAL - SEHATMAS (GAUNG&DARUS).pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (259kB)

Abstract

Kebiasaan Sarapan menjadi faktor penting dalam pemenuhan zat gizi pada pagi hari guna untuk menunjang kesehatan dan juga menunjang prestasi belajar siswa siswi di Sekolah. Meskipun begitu, banyak dari anak-anak pergi ke sekolah tanpa sarapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai hubungan kebiasaan sarapan pagi terhadap prestasi belajar siswa siswi kelas XII IPA. Penelitian ini menggunakan desain studi Cross Sectional dari bulan Desember 2019 sampai Januari 2020. Kuesioner Food Recall 24 jam Darusafa Ruhmanto, Gaung Eka Ramadhan SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2022) 183 – 191 Lisensi: Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) 184 digunakan untuk mengetahui kebiasaan sarapan. Faktor-faktor lain seperti pengetahuan gizi, pola istirahat, aktifitas fisik dan juga jenis kelamin juga diukur menggunakan kuesioner untuk menunjang hubungan antar variabel. Penilaian prestasi belajar digunakan
dengan cara mengambil nilai rata-rata dari nilai ulangan harian terbaru dengan mata pelajaran inti. Besar sampel yang terpilih sebanyak 246 siswa yang terbagi menjadi 2 sekolah. Data dianalisis dengan software komputer. Dari 246 responden yang terbagi dari 2 sekolah, terdapat hubungan yang bermakna antara sarapan pagi terhadap prestasi belajar dengan nilai p < 0.05 untuk 2 sekolah tersebut. Hasil multivariate SMA Negeri 8 Tangerang Selatan menunjukan variabel aktifitas fisik paling dominan dengan PR (Prevalence Risk) 17.196 dan SMA Negeri 4 Tangerang Selatan menunjukan hasil yang sama yaitu variabel aktifitas fisik paling dominan diantara variabel lain dengan nilai PR (Prevalence Risk) 5.482. Konsumsi sarapan yang tidak teratur atau tidak sarapan memiliki pengaruh pada kinerja otak dalam proses belajar di sekolah. Faktor penting yang mempengaruhi salah satunya aktifitas fisik diikuti oleh jumlah kalori asupan sarapan, pengetahuan gizi, pola istirahat dan jenis kelamin. Siswa siswi diharapkan harus melatih pola makan sarapan yang sehat dengan anjuran Angka Kecukupan Gizi (AKG) serta mengatur aktifitas fisik agar tidak kelelahan pada saat jam belajar di Sekolah.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Sarapan Pagi, Prestasi Belajar Siswa, Tangerang Selatan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Nopita Herlina STIKes Pertamedika
Date Deposited: 03 Oct 2025 04:46
Last Modified: 03 Oct 2025 04:46
URI: https://repository.stikes-pertamedika.ac.id/id/eprint/481

Actions (login required)

View Item
View Item