HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK DAN KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS TERHADAP KEJADIAN KEGEMUKAN PADA REMAJA DI SMA MUHAMMADIYAH 3 JAKARTA

YOVITASARI, CATHERINE GRESELDA (2025) HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK DAN KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS TERHADAP KEJADIAN KEGEMUKAN PADA REMAJA DI SMA MUHAMMADIYAH 3 JAKARTA. Skripsi thesis, Stikes Pertamedika.

[thumbnail of 1. COVER - DAFTAR LAMPIRAN.pdf] Text
1. COVER - DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (829kB)
[thumbnail of 2. BAB I (1).pdf] Text
2. BAB I (1).pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (297kB)
[thumbnail of 3. BAB II (3).pdf] Text
3. BAB II (3).pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (665kB)
[thumbnail of 4. BAB III (1).pdf] Text
4. BAB III (1).pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (510kB)
[thumbnail of 5. BAB IV (1).pdf] Text
5. BAB IV (1).pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (464kB)
[thumbnail of 6. BAB V (1).pdf] Text
6. BAB V (1).pdf - Other
Restricted to Repository staff only

Download (582kB)

Abstract

Masalah gizi lebih pada remaja merupakan isu kesehatan yang semakin meningkat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pola makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, dan tingginya konsumsi minuman berpemanis diduga menjadi penyebab utamanya. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui hubungan antara pola makan, aktivitas fisik, dan konsumsi minuman berpemanis terhadap kejadian kegemukan pada remaja di SMA Muhammadiyah 3 Jakarta. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional study dengan jumlah sampel 182 siswa yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Data pola makan dan konsumsi minuman berpemanis dikumpulkan menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF). Status gizi ditentukan dengan pengukuran antropometri (IMT/U) menggunakan standar WHO. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pola makan berdasarkan frekuensi makan (p =0,000), konsumsi minuman berpemanis (p = 0,001), dan tidak ada hubungan antara aktivitas fisik (p=0,535), pola makan berdasarkan jumlah makan (p=0,165) dan pola makan berdasarkan jenis makan (p=0,991) terhadap kejadian kegemukan remaja. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pola makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, serta konsumsi minuman berpemanis yang tinggi dapat meningkatkan risiko kegemukan pada remaja. Diperlukan upaya edukasi gizi dan promosi gaya hidup sehat untuk mencegah kegemukan sejak usia remaja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: pembimbing: Dr. Ifran Said, M.Kes, MM
Uncontrolled Keywords: Aktivitas Fisik, Kegemukan, Minuman Berpemanis, Pola Makan, Remaja
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Program Studi S1 Gizi
Depositing User: Mrs Dyah Opsa Condro Wati Melina
Date Deposited: 04 May 2026 12:28
Last Modified: 04 May 2026 12:28
URI: https://repository.stikes-pertamedika.ac.id/id/eprint/1183

Actions (login required)

View Item
View Item