Sirait, Naomi Junisan Marian (2025) HUBUNGAN KEAKTIFAN SENAM LANSIA DENGAN TINGKAT KESEHATAN FISIK PADA LANSIA RW 10 DI KELURAHAN KALIABANG TENGAH KOTA BEKASI. Skripsi thesis, Stikes Pertamedika.
Judul&cover.pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (212kB)
Lembar pengesahan-3.pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
Lembar persetujuan-5.pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (288kB)
DAFTAR ISI (2).pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (490kB)
ABSTRAK (2).pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
KATA PENGANTAR.pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
BAB 1.pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
BAB 2 (2).pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (520kB)
BAB 3 (2).pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
BAB 4 (2).pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (616kB)
BAB 5.pdf - Other
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
Abstract
Lanjut usia atau lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik akibat proses penuaan, salah satunya dapat dicegah melalui aktivitas fisik teratur seperti senam lansia. Keaktifan mengikuti senam diyakiniberpengaruh terhadap tingkat kesehatan fisik, namun partisipasi lansia di masyarakat masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan mengikuti senam lansia dengan tingkat kesehatan fisik pada lansia di RW 10 Kaliabang Tengah, Kota Bekasi Utara. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 48 orang lansia yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrument penelitian meliputi kuesioner keaktifan senam lansia dan tingkat kesehatan fisik. Data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan lebih banyak responden tergolong tidak aktif mengikuti senam lansia, namun lansia yang aktif memiliki persentase kondisi fisik sehat lebih tinggi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara keaktifan senam dengan Tingkat kesehatan fisik dengan nilai p-value sebesar 0,005 dan OR 6.136 di mana lansia yang aktif berpeluang lebih besar memiliki kesehatan fisik yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa senam lansia terbukti efektif untuk mempertahankan kebugaran dan fungsi tubuh pada lansia. Disarankan adanya dukungan keluarga, kader kesehatan, dan penyediaan fasilitas agar keaktifan lansia dapat meningkat secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: NS. Achirman, S.Kep., SKM., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Senam Lansia, Keaktifan, Kesehatan Fisik, Lansia |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Intan Mulia Pertiwi |
| Date Deposited: | 13 May 2026 03:43 |
| Last Modified: | 13 May 2026 03:43 |
| URI: | https://repository.stikes-pertamedika.ac.id/id/eprint/1146 |
